Motivasi, Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja Karyawan Dan Kinerja Karyawan (Study Kasus Di BRI Cabang Singaraja) Kabupaten Buleleng

I Ketut Sudarnaya
Terbit: March 1, 2016

Abstract

Setiap perusahaan tak pernah terlepas dari faktor produksi yaitu alam, tenaga
kerja, modal, dan keahlian. Dan diantara keempat faktor utama tersebut faktor tenaga
kerja atau manusia dalam hal ini adalah karyawan, yang merupakan hal yang terpenting
karena manusia adalah pemakai dan penggerak serta penentu segala aktivitas yang ada
di perusahaan. Kinerja karyawan yang merupakan hasil olah pikir dan tenaga dari
seorang karyawan terhadap pekerjaan yang dilakukannya, dapat berujud, dilihat,
dihitung jumlahnya, akan tetapi dalam banyak hal hasil olah pikiran dan tenaga tidak
dapat dihitung dan dilihat, seperti ide-ide pemecahan suatu persoalan, inovasi baru
suatu produk barang atau jasa, bisa juga merupakan penemuan atas prosedur kerja
yang lebih efisien. Terdapat beberapa penelitian yang menyangkut tentang kinerja
karyawan, Sayangnya penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang
berbeda-beda, sehingga perlu adanya penelitian yang kembali mengkaji variabel
Motivasi, Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja Karyawan Dan Kinerja
Karyawan.
Penelitian ini dilakukan di Bank BRI cabang Singaraja. Dengan memunculkan 9
(sembilan) Hipotesis yaitu. Terdapat 168 orang sebagai responden. Metode
pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner . Teknik analisis data dalam
penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). Penelitian
menemukan bahwa empat hipotesis dalam penelitian ini telah terbukti secara signifikan.
Motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan
kerja karyawan. Namun kepemimpinan memiliki pengaruh yang negatif dan tidak
signifikan. Variabel yang memiliki pengaruh paling besar adalah kepuasan kerja
karyawan adalah budaya organisasi dengan nilai CR 7,431 di atas 1,655 (CR > 1,655)
dan nilai p < 0,05. Kemudian untuk kinerja karyawan, kepemimpinan memiliki pengaruh
yang negatif sebesar nilai standarized -0,002.sedangkan ketiga variabel lainnya
berpengaruh positif dan tidak signifikan yang mana variabel yang memiliki nilai
standarized terbesar terhadap kinerja adalah budaya organisasi sebesar 0,527,
kemudian diikutu oleh kepuasan kerja karyawan sebesar 0,497 dan yang terkecil adalah
motivasi sebesar 0,008. Hasil penelitian ini sesuai dengan situasi dan kondisi di tempat
penelitian yang disebabkan oleh beberapa kebijakan-kebijakan yang diterapkan di BRI
cabang Singaraja telah ditetapkan oleh kantor pusat.

Kata Kunci: Motivasi, Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja Karyawan, Kinerja Karyawan

References

Most read articles by the same author(s)