Strategi Manajemen Modal Manusia di LKSA Widhya Asih Singaraja
Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi manajemen modal manusia di LKSA Widhya Asih Singaraja, terutama terkait kurangnya pelatihan bagi pegawai. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa banyak pegawai tidak memiliki pengalaman atau keterampilan formal sebelum bergabung, namun memperoleh pengetahuan melalui pengalaman tinggal di LKSA. Kepala LKSA mengakui pentingnya pelatihan, meski pelaksanaannya masih jarang. Praktik ibadah pagi dan sesi sharing setiap hari terbukti efektif dalam meningkatkan komunikasi dan menyelesaikan masalah secara kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi ini membantu meningkatkan kualitas pelayanan. Disarankan untuk meningkatkan frekuensi dan cakupan pelatihan formal, serta mempertahankan ibadah pagi dan sesi sharing. Evaluasi berkala dan kerjasama dengan institusi eksternal juga direkomendasikan. Implementasi saran-saran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan LKSA.